Showing posts with label Misteri. Show all posts
Showing posts with label Misteri. Show all posts

Sunday, April 7, 2013

Misteri Kehidupan Manusia di Bawah Tanah

Legenda menyebutkan ada kehidupan di bawah tanah, dan pintu masuknya terletak di kutub utara. Legenda itu muncul sejak zaman Plato yang berkeyakinan, bahwa di dalam bumi penuh dengan terowongan dan lubang. Apakah legenda itu benar?

Pemikiran adanya lubang di perut bumi sangat popular di antara penulis “science fiction”. Bahkan beberapa penulis menunjukkan perhitungan estimasinya serta eksperimen untuk membuktikan planet bumi, memiliki lubang di dalamnya. Lalu apakah “science fiction” itu benar?

Doktor Ilmu Geologi dan mineral dari Russian Academy of Natural Sciences, Mark Sadikov mengatakan, manusia tidak akan bisa masuk ke dalam perut bumi, karena tidak ada lubang di kutub utara. Wilayah di utara merupakan zona laut dalam, dan terdapat palung di beberapa bagiannya.

Pejabat riset di Arctic and Antarctic Research Institute, Maria Gavrilo juga mengatakan, tidak pernah mendapatkan lubang di wilayah utara saat melakukan riset di wilayah tersebut. Bahkan, wilayah kutub utara sendiri merupakan lautan yang tertutup es secara penuh.

Di abad 21, kemungkinan adanya lubang itu diteliti kembali. Pakar pendukung teori lubang bumi menyebutkan medan magnet yang berbeda-beda sebagai indikasi. Mereka juga merujuk pada sinar aurora yang merupakan gas yang muncul di kutub.

Pendukung teori itu menyebut, kompas selalu bertingkah aneh saat mendekati kutub. Banyak peneliti juga menyebutkan angin hangat sering berhembus dari kutub utara yang kemungkinan berasal dari lubang besar yang ada di sana.

Maria Gavrilo membantah teori medan magnet. Ia menyebut medan magnet di kutub utara dan selatan terus bergerak meluas. Penelitian di dua kutub itu menunjukkan keduanya tidak stabil dan berpindah secara aktif.

Sementara munculnya aurora polaris merupakan fenomena unik yang dihasilkan oleh atom di bagian atas atmosfer. Aurora itu berbetuk zona oval di atas kutub.

Astronot dari ruang angkasa bisa mengamati bumi berpendar seperti halo di bulan. Namun, dari bumi cahaya itu hanya bisa dilihat di kutub. Aurora polaris bisa sangat besar diakibatkan oleh pengaruh interferensi sinyal radio.

Peneliti mengatakan, merupakan sesuatu yang normal kompas menjadi tidak terkendali saat mendekati kutub. Hal itu, karena medan magnet bumi sangat kuat di dekat kutub dan penunjukkan kompas yang tak karuan adalah usaha untuk menunjuk ke suatu arah tertentu.

Mayoritas ide lubang di dalam bumi lebih banyak berdasarkan asumsi dan bukan data ilmiah. Menurut penelitian, lubang yang mungkin ada hanya gua karst. Kehidupan di dalam bumi juga tidak mungkin, karena tidak cukup ruangan di bawah permukaan bumi.

Kedua tekanan dan suhu naik drastis di kedalaman tertentu. Saat tambang dibuat lebih dalam dari satu kilometer di Afrika, tempat itu harus dilengkapi pengatur suhu karena ruangan menjadi sangat panas.

Pendukung lubang di dalam bumi menyatakan, seharusnya planet memiliki bobot lebih besar jika tidak ada lubang. Tapi Maria Gavrilo mengatakan, saat menghitung berat bumi harus berdasarkan massa yang bukan diam tapi bergerak. Jika kenyataan itu diabaikan, maka penghitungan oleh peneliti akan mendapatkan hasil yang salah.

Teori planet bumi berlubang ini akan terus menjadi misteri. Karena hingga kini, lapisan bumi yang disebut lithosphere masih misteri, dan tidak ada orang yang tahu apa yang ada di dalam lapisan yang lebih dalam dari lapisan itu.

Misteri Nameless Thing of Berkeley Square

Lebih dari 100 tahun yang lalu, sesuatu yang mengerikan terjadi di Berkeley Square.

Nameless Thing of Berkeley Square adalah sebuah julukan yang diberikan kepada entitas misterius yang terlihat pada abad ke 18 dan 19 di sebuah gedung era Victorian bernama 50 Berkeley Square di Inggris.

Walaupun kebanyakan peneliti lebih condong memasukkan peristiwa ini ke dalam kategori supranatural, sebagian lainnya beranggapan kalau entitas ini dapat dimasukkan ke dalam kategori Cryptid atau Predator. Ini juga alasan mengapa saya mau menulis mengenai makhluk ini.

Gedung yang angker
Kisah misteri ini berpusat pada sebuah kompleks perumahan yang disebut Berkeley Square.

Kompleks Berkeley Square dibangun pada tahun 1740 oleh seorang arsitek bernama William Kent. Kompleks ini pernah menjadi tempat kediaman tokoh-tokoh penting, diantaranya adalah Winston Churchill yang tinggal di gedung no.48. Lalu, George Canning, perdana menteri Inggris tahun 1827. Ia tinggal di gedung no.50. Dan di gedung inilah, misteri ini berawal.

Tidak ada yang tahu pasti kapan dan bagaimana gedung ini mendapatkan reputasi angkernya. Namun, peristiwa aneh yang menyertai gedung ini sebenarnya sudah dimulai sejak akhir tahun 1700an. Konon menurut legenda, seorang anak perempuan yang tinggal di gedung itu dibunuh dengan sadis oleh pengasuhnya. Sejak saat itu, arwah gadis kecil itu sering terlihat sedang menangis di lantai atas.

Namun baru pada tahun 1840, gedung ini berhasil membangun reputasinya menjadi salah satu bangunan yang paling ditakuti di Inggris.

Horor di lantai dua
Pada tahun itu, Sir Robert Warboys yang baru berusia 20 tahun mendengar rumor mengenai gedung angker itu. Dibesarkan sebagai seorang terpelajar, Warboys menganggap rendah rumor itu dan memandangnya hanya sebagai sebuah urban legend. Rekan Warboys yang tidak setuju dengan pandangan itu segera menantangnya untuk bermalam di lantai dua gedung itu.

Dengan angkuh, ia menerima tantangan itu.

Setelah berhasil meyakinkan sang penjaga gedung, Warboys diberikan sebuah kamar di lantai dua, persis di atas kamar sang penjaga.

Di kemudian hari, kamar itu akan disebut sebagai salah satu kamar yang paling angker di Inggris.

Lalu Warboys naik ke kamar tidur itu berbekal sebuah pistol dan sebatang lilin.

Empat puluh lima menit kemudian, sang penjaga terbangun dari tidurnya. Ia mendengar suara ribut di kamar atas, kamar yang didiami Warboys. Beberapa detik kemudian, suara tembakan terdengar. Dengan tergesa-gesa, ia segera beranjak dan berlari menuju ke atas. Sesampai di pintu kamar, ia segera mendobraknya dengan paksa.

Apa yang dilihatnya tidak akan pernah dilupakannya seumur hidup.

Kondisi di dalam kamar itu hampir tidak berubah. Namun, di sudut kamar yang remang-remang, Sir Robert Warboys terbujur kaku sambil memegang erat pistolnya yang masih mengeluarkan asap. Ia sudah tidak bernyawa lagi!

Apa yang lebih mengerikan adalah ekspresi wajah Warboys.

Giginya mengatup dengan rapat, dan kedua matanya melotot seakan-akan hendak meloncat keluar dari tengkoraknya. Sepertinya ia telah melihat sesuatu yang mengerikan yang telah membunuhnya seketika.

Tidak ada petunjuk mengenai apa yang telah menyebabkan Warboys tewas dengan tragis. Sang penjaga hanya menemukan sebuah lubang di dinding akibat peluru yang ditembakkan dari pistolnya.

Apa yang telah ditembaknya?

Yang pasti “sesuatu” yang mengerikan.

Beberapa puluh tahun kemudian, “sesuatu” itu muncul kembali. Kali ini, ia terlihat oleh saksi yang hidup!

Pengalaman dua pelaut

Pada tahun 1887, dua pelaut dari kapal HMS Penelope di Portsmouth bernama Robert Martin dan Edward Blunden yang baru saja menghabiskan uang untuk mabuk-mabukan masuk ke kompleks Berkeley Square dan memutuskan untuk masuk ke salah satu gedung yang ada disitu untuk mencari tempat beristirahat. Kebetulan mereka memilih gedung no.50.

Saat itu, 50 Berkeley Street sudah tidak berpenghuni dan dalam keadaan kosong.

Kemudian mereka berhasil menemukan jalan masuk ke basement dan mendobrak masuk ke dalamnya. Karena menemukan kondisi lantai yang lembab, keduanya naik ke atas, lalu tidur di kamar yang sama dengan kamar yang ditempati Warboys.

Ketika memasuki kamar itu, Blunden yang sepertinya lebih tidak mabuk dibanding Martin segera menyadari kalau suasana di kamar itu membuatnya gelisah. Ia mengatakan kalau ia merasakan kehadiran “sesuatu”. Namun Martin segera menenangkannya dengan membuka jendela kamar untuk membiarkan angin malam berhembus masuk.

Sekitar satu jam kemudian, sekitar tengah malam, Blunden terbangun karena mendengar suara pintu kamar berderik. Sambil menggosokkan matanya, ia melihat pintu kamar telah terbuka.

Blunden yang heran kemudian memeriksa sekelilingnya.

Tiba-tiba ia melihat sesuatu!

Dalam kondisi yang remang-remang, Blunden melihat sesosok aneh berwarna abu-abu merayap dengan lambat di lantai kayu. Seiring dengan gerakan makhluk itu, Blunden bisa mendengar suara gesekan dengan lantai kamar yang membuatnya bergidik.

Dengan dicengkeram oleh ketakutan yang amat sangat, Blunden membangunkan Martin.

Martin yang terbangun segera menyadari apa yang sedang terjadi di kamar itu. Keduanya lalu melompat dari tempat tidur.

Makhluk itu terlihat berdiri dengan aneh di hadapan mereka. Di belakangnya terdapat pintu kamar yang menjadi satu-satunya harapan mereka untuk melarikan diri.

Blunden yang gemetar melirik ke arah senapannya yang tergeletak dekat jendela. Ketika ia mencoba meraihnya, tiba-tiba makhluk itu melompat dan mendarat di leher Blunden. Blunden panik, ia mulai berteriak dan bergumul dengan makhluk itu.

Melihat kesempatan itu, Martin dengan cepat berlari keluar kamar, menuruni tangga, keluar dari gedung dan segera berteriak mencari pertolongan. Tidak berapa lama kemudian, ia berjumpa dengan seorang polisi yang sedang berpatroli.

Ketika mereka kembali ke gedung itu, mereka menemukan kamar dalam keadaan kosong. Blunden tidak ada disitu!

Lalu, mereka mulai mencari ke seluruh gedung. Ketika sampai di basement, mereka menemukan Blunden. Namun, Ia sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh terpotong-potong!

Sama seperti ekspresi kematian Sir Robert Warboys, wajah Blunden menunjukkan ekspresi ketakutan yang amat sangat.

Dalam versi lain, diceritakan kalau Blunden tidak tewas di basement, melainkan tewas karena jatuh dari jendela akibat ketakutan. Walaupun ada versi-versi yang berbeda, yang pasti semua sepakat kalau ada sesuatu yang mengerikan mendiami gedung 50 Berkeley Square.

Pengalaman Thomas Lyttelton

Kisah penampakan yang dialami oleh Martin mungkin akan dianggap sebagai cerita bohong pelaut yang sedang mabuk. Namun penampakan makhluk ini ternyata juga dialami oleh tokoh masyarakat yang sepertinya tidak punya alasan untuk berbohong. Salah satunya adalah anggota parlemen bernama Thomas Lyttelton yang pernah tinggal di gedung yang sama untuk beberapa waktu.

Pada suatu malam, ketika hendak tidur, Lyttelton melihat sesuatu seperti makhluk hidup di kamarnya. Ia segera mengambil senapannya dan menembak. Ia yakin kalau makhluk itu tertembak karena ia melihatnya jatuh. Namun ia tidak bisa menemukan jejak atau bangkainya.

Makhluk apakah itu?

Menurut para saksi yang mengaku pernah melihatnya, makhluk itu nyaris tidak berbentuk dan terlihat seperti cairan lengket. Ketika ia bergerak, ia akan menghasilkan suara-suara yang aneh. Deskripsi yang diberikan cukup berbeda-beda, namun paling tidak salah satu saksi mengaku menyaksikan kalau makhluk itu memiliki kumpulan tentakel seperti gurita.

Karena adanya deskripsi inilah, beberapa peneliti menyimpulkan kalau makhluk itu kemungkinan adalah jenis gurita air atau makhluk air lainnya yang telah bermutasi dan berhasil bermigrasi dari sungai Thames ke saluran bawah tanah kota London yang akhirnya membuat ia sampai ke gedung Berkeley Square lewat pipa ledeng.

Makhluk ini mungkin sedang mengincar kumpulan tikus yang tinggal di gedung itu ketika tanpa sengaja menemukan para pelaut-pelaut mabuk itu.

Namun, tidak ada penjelasan yang memuaskan mengenai rentang waktu penampakan yang cukup panjang. Jika makhluk itu memang seekor makhluk air yang bermutasi, sepertinya cukup mustahil karena penampakannya mencapai hingga dua ratus tahun.

Karena itu, banyak yang percaya kalau makhluk itu adalah makhluk supranatural, bukan cryptid atau predator.

Harry Price, salah seorang yang meneliti misteri ini secara intensif pada tahun 1920an menemukan beberapa fakta menarik. Misalnya, sebelum tahun 1790, 50 Berkeley Square ternyata pernah dijadikan markas para pemalsu dokumen. Price berspekulasi kalau kisah angker gedung itu mungkin telah dihembuskan oleh para pemalsu tersebut untuk menutupi aktivitas ilegal mereka. Namun, sementara Price meneliti lebih dalam, ia menemukan banyak kesaksian dan dokumentasi yang menceritakan kisah perjumpaan dengan Nameless Thing.

Misalnya, ia menemukan sebuah artikel di majalah “Notes and Queries” yang ditulis oleh W.E Howlett yang terbit tahun 1870. Disitu tertulis:

“Peristiwa Berkeley Square masih misterius. Kisah gedung berhantu di Mayfair itu bisa disimpulkan dengan beberapa kata: Gedung itu memiliki paling tidak satu kamar dengan atmosfer supranatural yang memilik efek buruk terhadap tubuh dan pikiran. Seorang gadis pernah melihat dan mendengar horor itu dan menjadi gila karenanya. Ia tidak pernah sembuh untuk bisa menceritakan apa yang telah dilihatnya.”

Melihat dokumentasi yang cukup banyak, Price hanya bisa mengambil kesimpulan kalau memang aktivitas Poltergeist yang jahat aktif di gedung no.50 pada tahun 1800an. Namun ia percaya kalau aktivitas itu telah lenyap sekarang.

Berkeley Square – Sekarang

Sejak tahun 1938 hingga kini, lantai dasar gedung Berkeley Square telah digunakan sebagai toko buku langka yang bernama Maggs Brothers.

Walaupun tidak ada penampakan lagi yang dilaporkan dalam kurun beberapa puluh tahun belakangan ini, perlu dicatat kalau para karyawan toko buku itu tidak diijinkan untuk naik ke lantai atas. Menurut mereka, sejak tahun 1950an, polisi telah menaruh sebuah tanda peringatan pada dinding di dalam gedung.

Peringatan itu menyebutkan kalau lantai atas gedung itu tidak boleh digunakan, bahkan untuk gudang sekalipun.

Tidak ada satu orang pun yang mengetahui alasan pastinya…tetapi, paling tidak mereka bisa menduga.

Misteri Fenomena Hilangnya Tubuh Manusia Sesaat

Spontaneous Human Invisibility atau yang kadang disebut Spontaneous Human Involuntary Invisibility adalah Fenomena yang membuat seseorang tidak terlihat dalam beberapa waktu.

Fenomena ini sudah banyak terjadi di berbagai belahan dunia terutama Amerika.

Kasus-Kasus

Sampai sekarang sudah banyak sekali kasus yang ditimbulkan oleh fenomena mengerikan ini.

Inilah Kasus itu:

Jean, yang tinggal di Tucson, Arizona pernah mengalami peristiwa ini beberapa kali, salah satunya di perpustakaan saaat dia sedang memeriksa buku, demikian di toko baju, restoran dan lain-lain.

cerita dari Peter, orang yang berumur 37 tahun dan tinggal di Gloucestershire, Inggris. Yang sedang berpesta pada tahun 1987 .

Ceritanya dia sedang menaiki tangga untuk menggunakan kamar mandi dan di ikuti seorang Wanita yang ingin menggunakan kamar mandi juga. Wanita itu membiarkan Peter untuk menggunakan kamar mandi duluan dan dia menunggu di depan pintu untuk gilirannya.

Lalu, Peter yang telah selesai menggunakan kamar mandi, membuka pintu, keluar, dan menutup pintu di belakangnya. setelah itu dia menghampiri teman temannya dan mulai berbicara pada mereka tapi mereka semua mengabaikannya, Peter menganggap mereka bercanda.

lalu dia bejalan menuju pacarnya dan meminta rokok. dia juga, betingkah seakan-akan perempuan itu tidak melihat atau mendengarnya. Dia kembali ke kamar mandi dan melihat wanita yang tadi menunggunya keluar dari kamar mandi. Wanita itu terkejut melihat peter yang dia kira masih di kamar mandi.

Peter lalu kembali ke pesta bersama temannya, dan semuanya normal. Ketika dia bertanya pada teman dan pacarnya mereka bilang mereka tidak melihat ataupun mendengar Peter. Wanita tadi juga tidak tahu peter sudah keluar dan turun.

Kasus lain juga ada. Kali ini menimpa Wanita bernama Melanie, di Ventura, California. Mengalami pengalaman aneh saat dia duduk di sofa. Saat itu dia sedang menatap ke dinding dan saat itu juga dia menghilang!

Suaminya sudah keliling rumah mencarinya. Suaminya juga berdiri di depannya, hanya beberapa kaki. Setelah 10 menit, dia mulai terlihat lagi. Suaminya marah karena suaminya kira dia bersembunyi darinya.

Ada lagi yang lain dari Jannise yang tinggal di Minneapolis, Minnesota. yang memiliki beberapa pengalaman menghilang beberapa kali dalam hidupnya. Saat remaja, dia bergabung dengan sekelompok teman-temannya yang memutuskan untuk mencuri dari Departement store dan tidak tertangkap. Tetapi semuanya tertangkap termasuk Jannise.

Semuanya dibawa ke Kantor Polisi dan di tanyakan satu persatu kecuali Jannise yang tidak ditanya oleh polisi. Biarpun dia berdiri disana tetapi tidak seorang pun memperhatikannya. Dia lalu keluar dari kantor polisi tanpa ada yang menanyakan ataupun menghentikannya. Saat dia bertanya pada teman-temannya, mereka bilang bahwa mereka tidak tahu Jannise dibawa ke kantor polisi, Mereka kira dia masih berada di departement store. Sampai saat itu tak ada yang melihatnya sampai dia keluar dari kantor polisi.

Masa Lalu

Kemampuan Manusia untuk jadi tidak terlihat sudah di ketahui Bertahun-tahun lalu. Dukun Indo-Eropa dan Pre-Aryan memiliki keyakinan tentang ini.

Zaman dulu mereka bisa mengendalikan ‘Penghilangan Tubuh’ mereka.

Yang Berikutnya adalah Rosicrucianism, yang dimulai di eropa pada abad 15an

Sekilas Tentang Rosicrucian

Ordo Rosicrucian, AMORC, dikenal secara internasional disebabkan tradisinya dan sebutan aslinya, Ancient Mystical Order Rosae Crucis (Ordo Kebatinan Purba Salib Mawar), yang disingkat “AMORC.”

Pergerakan Rosicrucian, berakar dari tradisi misteri, filosofi, dan dongeng dari Mesir kuno (kira-kira 1500 SM). Di zaman dahulu kata “misteri” yang disebut suatu pengetahuan khusus (gnosis), suatu kebijaksanaan rahasia.

Beribu-ribu tahun yang lalu di Mesir Kuno dipilih sekolah atau badan yang dibentuk untuk menyelidiki misteri hidup dan belajar rahasia kebijaksanaan tersembunyi ini.

Hanya para siswa yang tekun, yang menunjukkan keinginan besar terhadap pengetahuan dan memenuhi test tertentu saja yang pantas dipertimbangkan untuk dilantik ke dalam misteri ini.

Hubungan Dengan Rosicrucian

Dengan beberapa tulisan dari mereka, ada yang membahas tentang ‘penghilangan’. Seseorang dari persaudaraan Roscrucian ini pernah menulis tentang ‘Bagaimana cara membuat manusia menghilang’.

H.Spencer Lewis, Pediri AMORC di San Jose,California mengatakan kita bisa menghilang dengan menggunakan ‘Awan’. Dia mengatakan Awan atau kabut bisa dipanggil untuk menutupi tubuh dan menghalangi penglihatan orang lain terhadapnya. Berdasarkan Lewis, Ajaran itu masih diajarkan hingga sekarang. Tulisan itu menyatakan ‘Awan’ ini masih merupakan rahasia Rosicrucian.

John Macky, yang merupakan mantan pemimpin para mason (Dulu Mason dipercaya merupakan cabang dari Rosicrucian) Mengajarkan cara bagaimana membuat tubuhnya hilang.

Cabang lain dari persaudaraan Rosicrucian, The Hermetic Order Of The Golden Dawn, Meninggalkan manuskrip yang menjelaskan tentang ritual untuk menjadi tidak terlihat. Manuskrip ini mengatakan tentang menutupi diri dengan ‘Jubah’ yang mirip dengan ‘Awan’

Apakah ‘Awan’ ini?

Bukan, bukan awan ini.

Rosicrucian mengatakan bentuk pertama untuk Manifestasi Material adalah Elektron. Ada laporan bahwa jika terbentuk suatu Awan dengan Elektron maka bisa menyerap cahaya yang harusnya dipantulkan kembali ke mata kita.

Orang yang meneliti ini bernama Donna Highbee.

Kesimpulan

Fenomena ini sangatlah misterius, karena suka kadang tiba-tiba seperti SHC (Spontaneous Human Combustion) dan masih belum di ketahui apa penyebabnya sehingga bisa menghilangkan manusia seperti ini.

Tentang dukun zaman dulu, juga Rosicrucian yang merupakan kelompok peneliti, mereka sudah bisa mengendalikan kemampuan ini semau mereka dengan cara yang di namakan ‘Awan’ yang masih belum terlalu jelas apa artinya.

Tapi dilihat dari Proses fenomena ini mungkin Merupakan seperti yang dikatakan manuskrip, Cahaya yang datang akan diserap dan tidak memantul, sehingga tidak ada cahaya yang harusnya kembali ke mata kita.

Dan masih belum di ketahui kenapa hal ini bisa terjadi tiba-tiba.